top of page

7 Jenis Artritis dan Pengobatannya yang Perlu Diketahui


7 Jenis Artritis beserta Pengobatannya yang Perlu Diketahui
Jenis-jenis Artritis

Artritis adalah istilah umum yang mengacu pada peradangan sendi. Kondisi ini dapat memengaruhi satu atau lebih sendi dalam tubuh.


Kondisi ini menyebabkan berbagai gejala seperti nyeri, pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan gerak. Artritis bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum pada orang dewasa dan lansia.


Jenis-jenis artritis sangatlah beragam dan setiap kasus memiliki penanganan yang berbeda.


Jenis-jenis Artritis dan Pengobatannya

Bagi Anda yang ingin mengetahui tentang jenis-jenis Artritis dan pengobatannya, berikut tujuh jenis artritis beserta pengobatan paling umum di masyarakat:

 

1. Osteoartritis (OA)

Jenis ini merupakan bentuk paling umum yang terjadi akibat degenerasi tulang rawan sendi.


Osteoartritis adalah peradangan kronis pada sendi tulang rawan. Kondisi yang paling sering ditemui adalah peradangan pada sendi jari-jari tangan, lutut, dan pinggang.


Pengobatan Osteoartritis (OA) bertujuan untuk meringankan gejala-gejala yang muncul. Berikut beberapa pengobatan osteoartritis:

  • Obat: Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproksen, acetaminophen untuk nyeri.

  • Terapi Fisik: Latihan untuk memperkuat otot di sekitar sendi yang terkena.

  • Penurunan Berat Badan: Mengurangi tekanan pada sendi.

  • Injeksi Kortikosteroid: Untuk mengurangi peradangan.

  • Operasi: Penggantian sendi atau prosedur reparasi lainnya jika diperlukan.

 

2. Artritis Reumatoid (RA)

Artritis Reumatoid merupakan penyakit autoimun yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi. Hal tersebut menyebabkan peradangan jangka panjang. Jika dibiarkan berlarut-larut, dapat merusak fungsi sendi dan perubahan bentuk pada sendi tersebut.


Selain menyerang persendian, penyakit artritis rheumatoid ini juga menyerang kulit, paru-paru, pembuluh darah, mata, dan jantung.


Pengobatan Artritis Reumatoid (RA) bertujuan untuk mencegah memburuknya peradangan dan menurunkan risiko kerusakan pada tulang sendi.


Berikut beberapa metode pengobatan Artritis Reumatoid (RA):

  • Obat DMARD: Disease-modifying antirheumatic drugs seperti methotrexate.

  • Biologik: Agen biologik seperti TNF inhibitor (etanercept, infliximab).

  • NSAID dan Kortikosteroid: Untuk mengurangi peradangan dan nyeri.

  • Terapi Fisik dan Okupasi: Untuk menjaga fleksibilitas dan fungsi sendi.

 

3. Artritis Psoriatik (PsA)

Peradangan jenis ini terjadi pada penderita psoriasis. Pada umumnya muncul setelah menderita psoriasis, kemudian muncul PsA ini. Namun bisa juga sebaliknya.


Gejala yang paling umum muncul adalah kaku sendi, nyeri, dan bengkak di persendian. Ciri lainnya, muncul ruam, bengkak di jari kaki dan tangan, serta kerusakan pada kuku.


Sama dengan jenis Artritis lainnya, Artritis Psoriatik (PsA) belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Namun beberapa obat dan tindakan, bisa meringankan serta menghambat perkembangan penyakit ini.


Beberapa langkah pengobatan Artritis Psoriatik (PsA) di antaranya:

  • Obat DMARD: Seperti methotrexate.

  • Biologik: Inhibitor TNF, IL-17, atau IL-12/23.

  • NSAID: Untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

  • Terapi Fisik: Untuk menjaga mobilitas dan kekuatan

 

 4. Gout (Asam Urat)

Ini adalah penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi.


Artritis jenis ini terjadi akibat asam urat dalam darah menumpuk dan menjadi kristal. Kondisi ini sering terjadi pada jari-jari kaki, lutut, dan pergelangan kaki.


Pengobatan pada umumnya hanya untuk meringankan nyeri dan serangan Gout. Serta penambahan obat untuk menurunkan kadar asam urat.

  • Obat Anti-Inflamasi: NSAID, colchicine, atau kortikosteroid untuk serangan akut.

  • Obat Penurun Asam Urat: Allopurinol atau febuxostat untuk pencegahan jangka panjang.

  • Diet: Menghindari makanan tinggi purin dan alkohol.

 

5. Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)

Adapun jenis Artritis yang satu ini merupakan penyakit autoimun kronis yang dapat memengaruhi sendi dan organ lain. Perempuan dengan usia produktif rentan terkena penyakit ini.


Faktor genetik, hormonal, dan lingkungan memengaruhi penyakit Lupus Eritematosus Sistemik ini.


Ada beberapa upaya pengobatan yang dilakukan untuk mengurangi atau menghambat risiko lanjut penyakit ini. Berikut pengobatan Lupus Eritematosus Sistemik:

  • Obat Antimalaria: Hydroxychloroquine untuk gejala ringan.

  • Kortikosteroid: Untuk mengontrol peradangan.

  • Imunosupresan: Seperti azathioprine atau mycophenolate mofetil.

  • NSAID: Untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

 

6. Artritis Juvenil Idiopatik (JIA)

Salah satu penyakit artritis yang terjadi pada anak-anak adalah Artrivis Juvenis Idiopatik ini. Penyakit sendi kronis ini menyerang anak-anak dengan usia di bawah 16 tahun dan akan mengalami peradangan selama 6 minggu atau lebih.


Pengobatan komprehensif dilakukan untuk penanganan JIA ini. Terapi fisik juga dibutuhkan untuk mengontrol peradangan yang terjadi.


Berikut ini beberapa cara penanganan JIA:

  • NSAID: Untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

  • Obat DMARD: Seperti methotrexate.

  • Biologik: Seperti adalimumab atau etanercept.

  • Terapi Fisik dan Okupasi: Untuk menjaga mobilitas dan kekuatan sendi anak.

  • Tindakan Operasi: Dilakukan jika sudah menginjak indikasi yang lebih serius.

 

7. Ankylosing Spondylitis (AS)

Artritis atau radang sendi yang mempengaruhi tulang belakang. Penyakit ini lebih sering menyerang pria daripada wanita.


Gejalanya pun terus berkembang sesuai tahapnya, seperti kaku pada leher, punggung bawah, dan dada.


Tidak ada penanganan khusus untuk penyakit ini. Beberapa metode di bawah akan membantu penanganan penyakit ini:

  • NSAID: Untuk mengurangi nyeri dan kekakuan.

  • Biologik: Inhibitor TNF atau IL-17.

  • Latihan Fisik: Latihan peregangan dan postur untuk menjaga mobilitas tulang belakang.

  • Terapi Fisik: Untuk menjaga fleksibilitas dan kekuatan.

 

Pengobatan Artritis sangat tergantung pada jenis Artritis, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan individu. Konsultasi dengan dokter atau ahli reumatologi sangat dianjurkan untuk menentukan pengobatan yang paling sesuai.


Namun mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan seimbang, menjauhkan diri dari makanan yang berpotensi menyebabkan artritis, serta olahraga yang teratur dapat mengurangi potensi terkena penyakit ini.


Layanan jasa kesehatan Ammarai Healthcare Assistance adalah solusi cerdas kesehatan Anda. Ditangani tenaga kesehatan profesional dan teamwork yang solid, Anda pasti yakin dengan kualitas layanannya. Ammarai Healthcare Assistance healty choice behavior.


Penulis: Mira Afandy

Editor: Yunita R. Saragi

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page